Kamis, 14 April 2016
Sabtu, 02 April 2016
LOMBA MEWARNAI KALIGRAFI MIN KERANG 2016
GEBYAR LOMBA MEWARNAI KALIGRAFI MIN KERANG 2016
DALAM RANGKA MILAD KE
32
SERTA SOSIALISASI
GERAKAN MENCINTAI AL-QUR’AN SEJAK DINI
Mengawali acara rutin tahunan ini maka kegiatan tersebut telah selesai
dilaksanan enam hari yang lalu yaitu pada tanggal 24 Maret 2016 bertempat di
Aula MIN Kerang dengan jumlah peserta 84
peserta dengan rincian PAUD 39 siswa dan RA/TK 45 siswa
.Mungkin akan muncul pertanyaan,Mengapa
jumlah pesertanya hanya sedikit? Jawabannya adalah : acara ini adalah acara
perdana limited edition terbatas hanya untuk PAUD dan RA/TK yang
menerima undangan, satu sekolah hanya diperbolehkan mengirimkan maximal 5
siswanya tidak boleh lebih.Banyak sekali fasilitas yang didapat oleh peserta
mulai transport,snack,dorprize dan bagi pemenang untuk setiap tingkatan
mendapatkan piala,uang pembinaan serta piagam penghargaan senilai hampir’
1.000.000 rupiah.Kegiatan sejenis tahun selanjutnya akan lebih diperluas lagi
cakupan peserta yang dapat mengikutinya dan dengan hadiah yang lebih menarik
lagi.
Setelah melaluai rangkai acara
dimulai dengan pembukaan oleh Kepala MIN Kerang Ustad Samson Hidayat.M.Pd.I dan
selaku dewan Pembina kaligrafi kab. Bondowoso kemudian dilanjutkan dengan pembinaan tentang tata cara menulis kaligrafi
yang indah oleh beliau, maka dilanjutkan denganmembacakan tata tertib serta pembagian media kaligrafi
yang disesuakan dengan tingkatan masing masing peserta.Seluruh peserta sangat
antusias dan tertip dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan sehingga
ahirnya dewan juri yang terdiri dari 3 orang menetapkan pemenang lomba mewarnai
kaligrafi tingkat PAUD dan RA/TK dengan rincian sebagai berikut:
Tingkat PAUD
1.Paud
Al-Aqthor no peserta 06
atas nama
Karina M
2. Paud
Melati nomor peserta 37 atas nama M. Riski
3. Paud
Al-Qadiri nomor peserta 05 atas nama Umami
Tingkat RA/TK
1.RA Mambaul
Umum atas nama Mufarrahah
2. TK
Al-Hidayah atas nama Izzatul Aminah
3. TK
Al-Kautsar atas nama Latania Fillah
SAMPAI JUMPA LAGI PADA LOMBA MEWARNAI
KALIGRAFI TAHUN 2017
Jumat, 03 April 2015
SHOLAWAT QUR'ANIYAH
REDAKSI SHOLAWAT QUR'ANIYAH
KARYA : Kyai Abdullah Umar asal Semarang
( NU Online )
صلاة الله و سلام # على من اوحي القران
واهل بيته الكرام # وصحبه ذوي القران
سلام الله والرضوان # على من عظم القران
بقلب خالص نوى # محب راغب القران
فطو بى من تعلم # وبعد علم القران
ودام عند كل حين # مرتلا تلى القران
مجودا وخاشعا # ومفهما معنى القران
وعاملا جميع ما # حوى وما اقتضى القران
وفاز من تكلم # مع الرحمن بالقران
وخا ب من تجنب # عليه لعنة القران
ولا قرين في الدنيا # ولا الاخرى سوى القران
ولا شفيع ذاالاعلى # ومنجى صا حب القران
MUDAH-MUDAHAN MANFAAT SILAHKAN DICOPY, MOHON KRITIK DAN SARAN JIKA ADA YANG SALAH PENULISAN
Senin, 16 Februari 2015
MIN KERANG SIAP LANJUTKAN K 13
MIN KERANG SIAP LANJUTKAN K 13
KBRN, Bondowoso : Dari 285 madrasah di semua jenjang yang ada di Bondowoso, hanya
tiga madrasah yang melanjutkan menerapkan K-13.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bondowoso, Muftiyatul Karimah mengatakan, alasan kebanyakan madrasah tidak melanjutkan K-13 karena belum siap dan merasa kesulitan dalam hal evaluasi. Selain itu, dengan adanya instruksi kembali menggunakan Kurikulum sebelumnya yaitu KTSP, madrasah telah membuat persiapan pembelajaran semester kedua yang mengacu kepada KTSP.
Sebenarnya, masih ada beberapa madrasah yang siap melanjutkan K-13, namun karena sempitnya waktu permohonan yang diberikan Kemenag pusat, hanya ada tiga madrasah yang telah mengajukan permohonan. “Waktu pengajuan hanya tiga hari, dari hari selasa sampai kamis” kata Muftiyah, Jumat (16/1/2015). Tiga madrasah yang tetap menerapkan K-13 yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kerang, Madrasah Tsanawiyah Attaqwa, dan Madrasah Aliah Negeri Bondowoso. “Sementara tiga sekolah ini yang akan menerapkan K-13, bagi madrasah yang belum siap, bisa tahun berikutnya mengajukan ke kemenag setempat, tapi yang pasti tahun 2019 nanti, semua madrasah harus menerapkan K-13,” jelas Muftiyah. (Diana/HF)
BACA BERITANYA DISINI DAN DISINI
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Bondowoso, Muftiyatul Karimah mengatakan, alasan kebanyakan madrasah tidak melanjutkan K-13 karena belum siap dan merasa kesulitan dalam hal evaluasi. Selain itu, dengan adanya instruksi kembali menggunakan Kurikulum sebelumnya yaitu KTSP, madrasah telah membuat persiapan pembelajaran semester kedua yang mengacu kepada KTSP.
Sebenarnya, masih ada beberapa madrasah yang siap melanjutkan K-13, namun karena sempitnya waktu permohonan yang diberikan Kemenag pusat, hanya ada tiga madrasah yang telah mengajukan permohonan. “Waktu pengajuan hanya tiga hari, dari hari selasa sampai kamis” kata Muftiyah, Jumat (16/1/2015). Tiga madrasah yang tetap menerapkan K-13 yaitu, Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kerang, Madrasah Tsanawiyah Attaqwa, dan Madrasah Aliah Negeri Bondowoso. “Sementara tiga sekolah ini yang akan menerapkan K-13, bagi madrasah yang belum siap, bisa tahun berikutnya mengajukan ke kemenag setempat, tapi yang pasti tahun 2019 nanti, semua madrasah harus menerapkan K-13,” jelas Muftiyah. (Diana/HF)
Langganan:
Postingan (Atom)





